Industri alat mesin Indonesia telah mencakup:

  • Produksi mesin dan komponen CNC (Computer Numerical Control),
  • Layanan perbaikan, retrofit, remanufaktur, dan refurbish mesin CNC,
  • Desain dan manufaktur mold, jig, fixtures, serta precision parts,
  • Pendidikan dan pelatihan teknis terkait alat mesin

Data SIINas Kementerian Perindustrian mencatat kapasitas nasional sebagai berikut:

  • 447 unit mesin CNC, termasuk hasil remanufaktur,
  • 1.600 unit komponen mesin dan CNC,
  • 2.126 proyek jasa CNC, termasuk pelatihan dan edukasi

Terdapat 6 perusahaan pionir dalam industri alat mesin nasional yang terpusat di Pulau Jawa, yaitu:

  • PT Gisma Cipta Sukses,
  • PT ATMI Solo,
  • PT CNC Controller,
  • PT Hasil Karya Indonesia,
  • PT Astra Otoparts (WINTEQ),
  • PT Yogyakarta Presisi Tehnikatama Industri (YPTI).

Sebagai bagian dari ekosistem industri alat mesin, Indonesia Manufacturing Center (IMC) memiliki peran strategis sebagai pusat pengembangan teknologi manufaktur, pelatihan talenta industri, dan transformasi industri berbasis inovasi.

Dengan dukungan Kementerian Perindustrian dan kemitraan dengan pelaku industri, IMC berkontribusi mendorong industri alat mesin Indonesia menjadi pemain penting dalam rantai pasok global.